+62 81 xxx xxx xxx

pemdestanjungbarang@gmail.com

Permohonan Online

Anda dapat mengajukan secara permohonan online

Produk Warga

Jelajahi produk lokal buatan dari para warga kami untuk Anda

Lapor/Aduan/Saran

Anda dapat melaporkan aduan dan memberi saran maupun kritik

Nostalgia Masa Kecil, Anak-Anak Kampung Mekarjaya Nikmati Keseruan Bermain di Sungai

Tanjungbarang, 08 Juli 2024 – Kampung Mekarjaya, Desa Tanjungbarang – Saat libur sekolah tiba, anak-anak di Kampung Mekarjaya, Desa Tanjungbarang, RT 003 RW 005, menunjukkan semangat masa kecil yang penuh keceriaan. Mereka memilih untuk menghabiskan waktu luang dengan bermain di sekitar sungai yang mengalir di dekat pemukiman mereka.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan kesenangan bagi anak-anak, tetapi juga mengingatkan kegiatan mereka itu akan tradisi dan gaya hidup sederhana anak anak di masa lalu. Berbagai permainan tradisional khas kembali dihidupkan, membawa nuansa nostalgia yang kuat.

Salah satu anak yang terlihat sangat antusias bersama teman-temannya asyik bermain, sebuah permainan kolaborasi tradisional dan modern ”main ban” menggunakan Lapisan Ban Dalam (Inner Tire) bekas mobil.

“Kami sangat senang bisa bermain main ban di sini. Ini mengingatkan kami pada cerita nenek dan kakek tentang permainan jaman dulu tapi tidak menggunakan ban, melainkan gagajahan (permainan tradisional). Rasanya seperti kembali ke masa kecil mereka,” ujar salah satu anak yang bermain di sungai.

Selain main ban, anak-anak juga terlihat asik bermain lari larian dan main kucing kucingan di sungai yang menuntut keterampilan berlari dan menghindar. Tawa dan sorak sorai mereka memenuhi suasana sekitar sungai.

“Kami ingin anak-anak bisa merasakan keseruan bermain air di sungai seperti yang kami alami dulu. Selain menyenangkan, permainan ini juga dapat meningkatkan kemampuan motorik dan interaksi sosial mereka,” jelas Bapak Uus Usep Nurdin Kepala Wilayah Kampung Mekarjaya yang mengawasi kegiatan anak-anak.

Tidak hanya permainan, anak-anak juga terlihat asyik berenang dan menjelajahi aliran sungai yang jernih. Beberapa bahkan membuat perahu kecil dari daun atau ranting untuk berlayar di atas sungai.

Kegiatan ini tidak hanya memberi kesenangan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi momen yang berharga bagi orangtua untuk berbagi pengalaman masa kecil mereka. Melalui permainan tradisional dan aktivitas di sungai, nilai-nilai kebersamaan, kreativitas, dan kecintaan terhadap alam pun terwariskan.

“Kami senang anak-anak bisa merasakan dan melihat keseruan anak anak bermain di sungai seperti jaman dulu. Ini tidak hanya memberi mereka kenangan indah, tapi juga mengajarkan mereka nilai-nilai penting seperti kemandirian dan cinta lingkungan,” ujar Pak Uus.

Kegiatan kreatif dan penuh nostalgia ini diharapkan dapat terus berlanjut, memberikan ruang bagi anak-anak untuk bereksplorasi, berkreasi, dan mengenal kembali warisan budaya masa lalu yang semakin terkikis oleh perkembangan jaman.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca artikel lainnya