Tanjungbarang, 20 Januari 2026 – Desa Tanjungbarang, yang terletak di Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, telah mengumumkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) untuk tahun 2025. Dalam laporan ini, pendapatan dan belanja desa terlihat cukup memadai, mencerminkan upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan infrastruktur.
Kondisi Keuangan Desa Tanjungbarang Dalam Angka
“Pendapatan Desa”
Total pendapatan desa mencapai Rp 1.974.276.988,00. Berikut adalah rincian sumber pendapatan:
- Pendapatan Asli Desa (PADes): Rp 60.000.000,00
- Dana Desa (Dropping APBN): Rp 1.061.276.000,00
- Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten/Kota: Rp 28.167.000,00
- Alokasi Dana Desa (ADD): Rp 694.200.000,00
- Bantuan Keuangan dari APBD Provinsi (PBP): Rp 130.000.000,00
- Pendapatan Lain-lain: Rp 633.988,00
“Belanja Desa”
Dalam penggunaannya, total belanja desa mencapai Rp 1.943.130.017,00. Berikut adalah alokasi belanja yang dilakukan:
- Bidang Penyelenggaraan Pemerintah Desa: Rp 808.492.017,00
- Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa: Rp 727.850.000,00
- Bidang Pembinaan Kemasyarakatan: Rp 56.100.000,00
- Bidang Pemberdayaan Masyarakat: Rp 285.888.000,00
- Bidang Penanggulangan Bencana dan Mendesak: Rp 64.800.000,00
“Surplus dan Pembiayaan”
Dengan rincian belanja yang terpadu, desa tercatat mengalami surplus sebesar Rp 31.146.971,00. Dalam hal pembiayaan,
- Penerimaan Pembiayaan: Rp 18.235.653,00
- Pengeluaran Pembiayaan: Rp 45.000.000,00
- Pembiayaan Netto: (Rp 25.764.347,00)
- Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA): Rp 4.382.624,00
Kepala Desa Tanjungbarang, Bapak Harun Arasid, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. “Kami berkomitmen untuk menggunakan anggaran ini secara bijaksana demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat. Dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, kami berharap dapat mencapai target yang telah direncanakan,” ujarnya.
Rencana dan realisasi APBDes ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kapasitas dan infrastruktur Desa Tanjungbarang. Dengan transparansi dalam pengelolaan keuangan desa, diharapkan akan semakin mendekatkan pemerintah kepada masyarakat, menciptakan sinergi yang positif untuk masa depan desa yang lebih baik.




0 Komentar