Tanjungbarang, 21 Mei 2026 – Pemerintah Desa Tanjungbarang kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi emas yang sehat dan bebas stunting. Pada Kamis (21/05/2026), Aula Desa Tanjungbarang tampak dipenuhi semangat gotong royong dari puluhan kader kesehatan yang hadir dalam acara Rapat Koordinasi (Rakor) dan Pendistribusian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Program Konvergensi Stunting Tahun Anggaran 2026.
Suasana aula terasa hangat dan interaktif dengan kehadiran para garda terdepan kesehatan anak dari 7 Posyandu yang tersebar di wilayah Desa Tanjungbarang, yaitu:
-
Kader Posyandu Mawar
-
Kader Posyandu Melati-1
-
Kader Posyandu Melati-2
-
Kader Posyandu Delima
-
Kader Posyandu Kamboja
-
Kader Posyandu Cempaka
-
Kader Posyandu Dahlia
Amanah Nasional dari Meja Desa : Acara secara resmi dibuka oleh Sekretaris Desa Tanjungbarang, Bapak Aceng Muslim, yang hadir mewakili Kepala Desa Tanjungbarang, Bapak Harun Arasid. Pada kesempatan yang sama, Bapak Kepala Desa sedang menghadiri agenda penting lainnya, yaitu pengajian bulanan di DKM Cadasbeureum, Kampung Mekarjaya.
Meski demikian, pesan dan arah kebijakan desa tersampaikan dengan sangat kuat melalui pemaparan materi oleh Bapak Aceng Muslim. Dalam sambutannya, beliau menekankan dua poin krusial yang menjadi fondasi gerakan bersama ini:
-
Stunting Adalah Agenda Nasional, Bukan Sekadar Formalitas Desa
Bapak Aceng Muslim mengingatkan bahwa penanganan stunting bukan sekadar program rutin berskala lokal atau penggugur kewajiban anggaran desa semata. “Isu stunting ini adalah masalah besar yang menjadi perhatian serius di tingkat nasional. Masa depan bangsa kita bergantung pada tumbuh kembang anak-anak yang kita urus hari ini di Posyandu,” tegasnya.
-
Satu Komando dan Tertib Organisasi
Lebih lanjut, beliau menggarisbawahi pentingnya soliditas dan kepatuhan terhadap sistem organisasi yang berlaku. Program konvergensi stunting memiliki aturan main dan sistem tertentu yang ketat. Oleh karena itu, para kader di lapangan diimbau untuk selalu berkoordinasi dan tidak mengambil keputusan sepihak berdasarkan kemauan sendiri. Semua langkah harus terukur dan sesuai dengan petunjuk teknis agar penyaluran bantuan tepat sasaran.
Penyaluran PMT TA. 2026: Nutrisi Terbaik untuk Buah Hati : Setelah sesi pembekalan materi yang interaktif, acara dilanjutkan dengan agenda yang paling dinanti, yaitu pendistribusian bahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk Tahun Anggaran 2026.
Secara simbolis, Bapak Aceng Muslim menyerahkan paket PMT kepada perwakilan dari ketujuh Posyandu yang hadir. Paket-paket nutrisi ini nantinya akan disalurkan langsung oleh para kader kepada balita dan ibu hamil yang masuk dalam daftar prioritas sasaran intervensi stunting di lingkungan masing-masing.
Dengan adanya rakor dan distribusi PMT yang terorganisir ini, diharapkan rantai stunting di Desa Tanjungbarang dapat diputus sepenuhnya. Sinergi antara pemerintah desa, sistem yang tertib, dan keikhlasan para kader posyandu menjadi modal utama menuju Tanjungbarang yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera.









0 Komentar